Eddie Howe Kritik VAR: Wasit Terlalu Bergantung Teknologi

Bagikan

Manajer Newcastle United, Eddie Howe, mengkritik penggunaan VAR setelah kemenangan 3-1 timnya atas Aston Villa di Piala FA. Howe menilai wasit Chris Kavanagh terlalu mengandalkan VAR, sehingga membuat sejumlah keputusan penting menjadi kontroversial. Gol awal Tammy Abraham yang seharusnya offside tetap disahkan, dan handball Lucas Digne di dalam kotak penalti tidak diberikan penalti.

Eddie-Howe-Kritik-VARWasit-Terlalu-Bergantung-Teknologi

Howe menekankan bahwa VAR terkadang menjadi “kedok” bagi wasit. Menurutnya, wasit menjadi kurang tegas dalam pengambilan keputusan karena terlalu mengandalkan teknologi. Ia mengatakan, “Saya pikir mungkin pengambilan keputusan Anda tidak setajam yang seharusnya, jadi mungkin ada perbedaan di situ.” Meski demikian, Howe tetap mengapresiasi keputusan yang benar seperti pengusiran kiper Marco Bizot, yang membuka jalan bagi Newcastle bangkit di babak kedua.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Selain itu, Howe menyoroti dilema emosional yang dihadirkan VAR. Ia menyukai kegembiraan murni dari gol yang sah tanpa intervensi teknologi, namun juga mengakui VAR membantu mencegah kesalahan fatal. Ia menambahkan, “Kegembiraan yang Anda rasakan di momen itu, saya masih sangat menyukainya, dan VAR merampasnya. Tetapi di sisi lain, saya berharap ada VAR pada gol pertama yang tercipta melawan kami.”

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Keputusan Kontroversial dalam Pertandingan

Beberapa keputusan Kavanagh dianggap kontroversial oleh banyak pihak. Gol Abraham jelas offside, tekel berbahaya Digne terhadap Jacob Murphy tidak dihukum, dan handball Digne di kotak penalti tidak diberikan penalti. Mantan kapten Inggris, Wayne Rooney, menyebut keputusan tersebut sebagai “salah satu keputusan terburuk yang pernah saya lihat dalam sepak bola.”

Namun, ada juga keputusan yang tepat, seperti pengusiran kiper Villa Marco Bizot karena menjatuhkan Murphy di dekat lingkaran tengah. Keputusan ini memberi Newcastle keunggulan bermain melawan 10 pemain di babak kedua. Sandro Tonali kemudian mencetak gol dari tendangan bebas dan gol indah dari jarak jauh, sementara Nick Woltemade menutup kemenangan 3-1 bagi Newcastle.

Kontroversi ini kembali menyoroti perdebatan soal efektivitas VAR. Beberapa pihak menilai VAR memperbaiki akurasi keputusan, sementara yang lain menekankan hilangnya emosi asli dalam permainan. Howe mengaku bimbang, tetapi tetap menghargai manfaat VAR dalam mencegah kesalahan yang merugikan timnya.

Baca Juga: Liverpool Hadapi Masalah Cedera Lagi, Arne Slot Kecewa

Mentalitas Newcastle di Tengah Kontroversi

Mentalitas-Newcastle-di-Tengah-Kontroversi

Howe memuji mentalitas pemainnya yang tetap tenang meski menghadapi sejumlah keputusan merugikan. Ia mengatakan, “Para pemain berhasil mengendalikan emosi mereka dengan baik, tetap tenang, dan tidak membiarkan hal itu memengaruhi performa kami.” Stabilitas mental ini dianggap Howe menjadi faktor penting kemenangan Newcastle di babak kedua.

Penggunaan VAR memang menjadi bahan perdebatan di Liga Inggris. Dua minggu sebelumnya, manajer Aston Villa, Unai Emery, juga menyebut VAR “tidak adil” setelah gol timnya dibatalkan. Meski demikian, Emery mengakui VAR tetap diperlukan untuk membantu wasit dalam situasi sulit.

VAR: Dilema Akurasi dan Emosi

VAR memang meningkatkan akurasi keputusan, namun juga mengurangi momen emosional bagi pemain dan penonton. Howe menekankan pentingnya keseimbangan antara teknologi dan keputusan manusia. Ia menambahkan, “Para petugas tidak membuat keputusan dengan sengaja. Tanpa VAR, saya pikir ada banyak kesalahan.”

Dengan kemenangan ini, Newcastle tetap melaju di Piala FA, meskipun kontroversi VAR menjadi sorotan. Howe berharap ke depan, penggunaan VAR bisa lebih bijaksana, sehingga wasit tetap bisa membuat keputusan tegas tanpa terlalu bergantung pada teknologi, sambil menjaga semangat kompetitif dan emosi alami pertandingan. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di footballandchicks.com.